pectus excavatum

Pectus Excavatum atau yang biasa disebut dada cekung adalah suatu kondisi kelainan sejak lahir (kongenital) dimana tulang dada dan beberapa tulang iga secara tidak normal justru bertumbuh ke arah dalam rongga dada.

Kelainan ini lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan (3:1).
Umumnya, kondisi dada cekung ini ditemukan orangtua penderita sejak masih bayi, dan lebih dari 90% terdiagnosis sebelum berusia 1 tahun. Namun, biasanya masih tergolong ringan saat usia bayi atau anak-anak. Seiring bertambahnya usia, memasuki masa remaja (puber), pectus excavatum dapat berkembang cepat menjadi lebih parah.

Tingkat keparahan dada cekung ini cukup bervariasi, dari ringan sampai berat.

Mekanisme pasti yang menjadi penyebab terjadinya Pectus Excavatum sampai saat ini belum ditemukan. Namun, sekitar 35% kasus memiliki riwayat anggota keluarga yang mengalami hal serupa. Selain itu, kondisi ini paling banyak berkaitan dengan Sindrom Marfan dan Sindrom Poland.

Apakah Dada Cekung Berbahaya?

Pada umumnya, Pectus Excavatum tidak berbahaya dan pasien tidak mengeluhkan gejala selain bentuk dada yang tampak masuk ke dalam.

Tanda dan Gejala Lain

Walaupun pada umumnya pasien tidak memiliki keluhan apapun, tetapi pada beberapa kasus yang sangat parah, tulang dada dapat menekan organ jantung dan paru-paru, sampai menimbulkan beberapa keluhan, seperti:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Jantung berdebar
  • Lebih cepat lelah saat melakukan aktivitas fisik
  • Sering mengalami infeksi saluran napas
pectus excavatum 1

Selain komplikasi secara fisik, pectus excavatum juga sering menimbulkan dampak psikologis pada penderita, yaitu berkurangnya kepercayaan diri dan citra diri, terutama pada anak-anak yang sedang beranjak remaja.

Pemeriksaan Apa Saja yang Perlu Dilakukan?

Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk menentukan tingkat keparahan dan terapi yang tepat untuk pectus excavatum, di antaranya:

  • Pemeriksaan Fisik Jantung dan Paru
  • Rontgen (X-Ray) Dada
  • Rekam Jantung (EKG)
  • CT Scan Dada
  • Pemeriksaan kapasitas paru (spirometri)
Pemeriksaan Fisik dan Rontgen

Jika kondisi pectus excavatum sudah mengganggu atau menimbulkan keluhan-keluhan di atas, maka sebaiknya berkonsultasi ke Dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Download E-book - Mengenal Skoliosis dan Terapinya

WhatsApp us
Malcare WordPress Security