Pengobatan konservatif Scoliosis atau pengobatan konservatif tanpa operasi, kini kian lama kian menjanjikan. Sehingga jangan lagi menunggu hingga parah baru dilakukan tindakan operasi. Sekarang dengan terapi Pengobatan Konservatif dengan Brace GBW, scoliosis dapat diatasi dengan baik dan signifikan. Hasilnya sudah terbukti dan dibukukan dalam tesis tesis ilmiah baik di Jerman, Jepang, Amerika, Korea dll.

Pengobatan konservatif skoliosis merujuk pada pendekatan non-bedah yang digunakan untuk mengelola dan memperlambat progresi kelengkungan tulang belakang pada penderita skoliosis. Pendekatan ini seringkali menjadi pilihan pertama sebelum pertimbangan untuk intervensi bedah, terutama pada kasus skoliosis yang ringan hingga sedang. Berikut beberapa komponen utama dari pengobatan konservatif skoliosis:

komponen utama dari pengobatan konservatif skoliosis

  1. Pemantauan Teratur: Pasien dengan skoliosis akan dipantau secara teratur oleh tim medis untuk memantau perkembangan kelengkungan tulang belakang dan respons terhadap perawatan.

  2. Terapi Fisik: Latihan fisik dan terapi fisik direncanakan untuk memperkuat otot-otot yang mendukung tulang belakang, meningkatkan fleksibilitas, dan memperbaiki postur. Terapi fisik juga dapat membantu mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan.

  3. Brace: Pada beberapa kasus, terutama ketika skoliosis sedang berkembang, penggunaan brace ortotik dapat direkomendasikan. Brace bertujuan untuk memperlambat progresi kelengkungan tulang belakang dengan memberikan dukungan tambahan.

  4. Manajemen Nyeri: Penggunaan teknik manajemen nyeri seperti fisioterapi, pijat, atau akupunktur dapat membantu mengurangi nyeri yang terkait dengan skoliosis.

  5. Edukasi Pasien: Memberikan informasi dan pendidikan kepada pasien dan keluarga tentang kondisi skoliosis, strategi manajemen diri, dan pentingnya kepatuhan terhadap perawatan yang direkomendasikan.

  6. Perubahan Gaya Hidup: Membahas perubahan gaya hidup yang mungkin diperlukan, seperti memperbaiki postur saat duduk atau berdiri, menjaga berat badan yang sehat, dan menghindari kebiasaan yang memperburuk kondisi.

  7. Pemantauan Psikologis: Skoliosis dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis pasien. Oleh karena itu, dukungan psikologis dan konseling dapat diberikan untuk membantu pasien mengatasi stres, kecemasan, atau depresi yang mungkin terkait dengan kondisi mereka.

Pengobatan konservatif skoliosis bertujuan untuk mengelola gejala, memperlambat progresi kelengkungan tulang belakang, dan meningkatkan kualitas hidup pasien tanpa memerlukan intervensi bedah. Penting untuk mencatat bahwa pendekatan perawatan dapat bervariasi tergantung pada keparahan dan jenis skoliosis, serta kebutuhan individu pasien. Konsultasi dengan tim medis yang berpengalaman adalah langkah penting untuk merencanakan perawatan yang paling sesuai.

 
 
 
 
 

Pengobatan Konservatif dengan Brace Skoliosis GBW,  sudah terbukti dan dibukukan dalam tesis tesis ilmiah baik di Jerman, Jepang, Amerika, Korea dll.

https://www.asianspinejournal.org/DOIx.php?id=10.4184/asj.2016.10.3.570

Sudah waktunya pasien berhak mendapatkan pengetahuan bahwa scoliosis dapat disembuhkan tanpa operasi! Tidaklah adil bila dokter hanya memberi tahu untuk menunggu dan tidak berbuat apa-apa, hingga tiba waktunya operasi dan segala resikonya.

Bila Anda atau anak Anda dengan umur 12 tahun dan memiliki derajat scoliosis 25°-50° maka sudah dapat memakai brace ini agar bisa mendapatkan koreksi 50-96% kelurusan.

Jangan lagi “wait and see”, semakin dini, semakin cepat proses yang diperlukan untuk mengembalikan tulang belakang Anda menjadi kembali lurus.

Scoliosis memang kelainan tulang belakang, 90% dipicu pada saat masa pertumbuhan. Oleh karena itu memang anak-anak memerlukan brace pada masa-masa pertumbuhan itu. Biasanya 1-2 tahun pemakaian sudah sangat terlihat perbedaan sebelum dan sesudah pemakaian. Memang diperlukan komitmen pemakaian brace yang rutin serta dukungan dan pengawasan dari orang tua.

Brace GBW Bukan sembarang brace Skoliosis

Bukan sembarang brace.. Harus terlihat koreksi yang baik ketika memakai brace. Bila tidak terjadi koreksi yang signifikan ketika memakai brace, jangan berharap Anda akan mendapatkan hasil yang baik pula. Maka dari itu ketika menggunakan brace, kita mengharapkan koreksi mirroring atau ‘kebalikan’ dari kurva yang ada. Misalnya kurva S akan mendapat koreksi S terbalik, Kurva C akan mendapat koreksi C terbalik. Karena scoliosis itu asimetri maka kita memerlukan brace asimetri pula.

Dan sama halnya dengan gigi, tulang belakang sangat keras dan rigid, oleh karena itu memerlukan brace yang rigid tapi masih enak dan nyaman dipakai. Brace GBW sangat kecil, ringan dan asimetri, sehingga tidak memberikan rasa sesak tapi hanya penekanan pada bagian yang diperlukan saja dan menjaga postur tubuh pada posisi yang benar.

proxy

Pemakaian brace 1 tahun, dengan hasil yang sangat baik dan signifikan.

proxy-2

Tubuh yang kembali lurus, simetris dan otot yang sama rata, itulah yang kita inginkan.

AAEAAQAAAAAAAAhGAAAAJGI3MDI4ZDkxLTAxNzUtNGM3YS04NDZmLTcxNDVjMWVmZDgyNQ

2 brace yang berbeda, dengan kemampuan koreksi yang berbeda pula. Kita bisa melihat BRACE GBW (kiri) lebih kecil, koreksi mirroring, dan ringan.

CjunY0SWEAE1_Sc

Pada test Formetric Surface Reconstruction menunjukkan perubahan signifikan pada permukaan tubuh pasien

Cj7FsLXUgAAmvvv

Brace GBW kini hadir pula dengan teknologi 3D printing

proxy-3

Brace yang baik adalah Hasil X-Ray nya terlihat koreksi yang signifikan

After surgery

Dan tidak semua operasi mempunyai hasil yang ideal pula.