Nyeri Lutut

Apakah Anda sering mengalami atau merasakan nyeri lutut? Ternyata ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah bobot badan. Hal ini dikarenakan berat badan yang lebih membuat lutut menjadi tidak kuat saat menopang. Selain itu, terdapat juga beberapa penyakit yang ternyata bisa menyebabkan nyeri pada lutut.

Saat rasa sakit muncul, biasanya banyak yang menanggap sepele dan memilih untuk membiarkannya. Namun, jika rasa sakit yang Anda rasakan sering muncul ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan. Hal ini bertujuan mencegah parahnya sakit yang nanti akan dirasakan. Seperti yang diketahui, lutut adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam tubuh.

Faktor Penyebab Rasa Nyeri Pada Lutut

Rasa sakit yang datang kadang membuat aktivitas menjadi terganggu. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan lutut nyeri dan harus diketahui. Dengan begitu, Anda bisa tahu bagaimana untuk menangani rasa sakit tersebut.

Cedera Lutut

Salah satu faktor yang menjadi penyebab rasa nyeri lutut adalah cedera pada lutut. Faktor ini berpeluang besar terjadi pada seorang atlet. Rasa nyeri akan timbul ketika ligamen yang menghubungkan antara paha dan betis ternyata robek. Untuk menanganinya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Radang Sendi

Radang sendi adalah salah satu faktor penyebab yang membuat lutut menjadi sakit. Bisa dikatakan radang sendi menjadi penyebab yang sering terjadi pada seseorang. Radang sendi biasanya terjadi karena pertambahan usia karena gejala yang ditampilkan adalah rusaknya tulang rawan. Penggunaan sendi yang berlebihan juga bisa memicu faktor penyebab tersebut.

nyeri lutut

Tumor Tulang

Salah satu faktor penyebab yang bisa membuat lutut sakit adalah kista baker. Kista baker adalah kondisi di mana terjadi penumpukan cairan pelumas pada sendi. Penyakit ini bisa menyebabkan benjolan di belakang lutut. Sedangkan, penyebab rasa nyeri bisa disebabkan oleh tumor tulang yang bisa menyerang anak-anak dan remaja.

Sindrom Nyeri Patellofemoral

Tidak hanya menyebabkan rasa nyeri di bagian depan lutut, penyakit ini juga bisa menyerang bagian tempurung. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran pada bagian tulang tempurung. Pemicunya antara lain lemahnya otot paha bagian depan, peningkatan durasi, dan olahraga yang membuat lutut merasa terbebani.

Olahraga yang Tepat Untuk Penderita Nyeri pada Lutut

Bagi Anda yang sering mengalami nyeri lutut, bukan berati Anda tidak bisa melakukan olahraga lagi. Olahraga sendiri memberikan manfaat yang baik, salah satunya adalah menekan risiko osteoporosis sehingga saat usia bertambah tidak ada keterbatasan fisik. Berikut beberapa olahraga yang aman untuk dilakukan bagi penderita nyeri bagian lutut.

Jalan Santai

Bagi Anda yang merasakan nyeri lutut, olahraga yang satu ini sangat aman. Bahkan, dengan melalukan jalan santai dapat membantu meredakan rasa nyeri. Hal ini dikarenakan jalan santai memiliki risiko paling minim sehingga aman untuk penderita. Jalan santai juga tidak akan memberikan banyak tekanan pada lutut.

Namun, semakin cepat laju jalan, maka tumpuan beban pada lutut juga semakin berat. Untuk itu, Anda bisa mengatur kecepatan saat berjalan. Anda juga bisa menggunakan alat olahraga, yakni treadmill. Menggunakan treadmill lebih ampuh untuk mengurangi risiko sakit lutut. Hal ini dikarenakan treadmill mempunyai permukaan yang lebih rata.

Bersepeda

Salah satu olahraga yang bisa Anda lakukan adalah bersepeda. Bersepeda termasuk ke dalam olahraga yang memiliki risiko yang minim. Anda tidak perlu khawatir akan mengalami rasa sakit atau cedera pada lutut. Ketika memutuskan untuk bersepeda, carilah tempat yang aman dan landai.

Dengan memilih jalan yang landai, kadar stres atau beban pada bagian sendi lutut tidak akan meningkat. Berbeda jika Anda memilih jalan mendaki dan curam yang akan memberikan banyak tekanan pada lutut. Hal inilah yang menyebabkan bisa terjadi nyeri lutut. Pemilihan sepeda juga menjadi salah satu bagian yang penting.

Jika Anda memilih sepeda statis, maka Anda bisa mengatur kemiringan pada tingkat yang rendah. Anda juga bisa menggunakan sepeda jenis semi-recumbent bike agar bisa bersandar. Untuk itu, saat membeli sepeda pastikan Anda nyaman dalam memakainya. Olahraga ini sangat aman, tapi akan menjadi tidak aman jika dilakukan dengan tidak nyaman.

Berenang

Apakah Anda suka berenang? Jika iya, Anda bisa melakukan olahraga ini untuk membantu mengurangi risiko terjadinya nyeri lutut. Selain itu, dengan melakukan olahraga renang, Anda bisa membantu lutut untuk melepaskan stres. Hal ini dikarenakan berenang tidak membutuhkan lutut untuk menopang berat tubuh.

Namun, jika Anda memilih gaya renang dada, maka olahraga tersebut sama sekali tidak ada artinya. Gaya dada adalah gaya yang akan menggunakan lutut untuk bergerak. Anda bisa memilih gaya berenang lainnya, seperti gaya renang bebas, gaya renang punggung, dan lainnya. Berenang juga membantu Anda untuk membakar banyak kalori.

Jogging

Jogging atau lari-lari kecil merupakan salah satu olahraga yang aman dan membantu menghindari risiko nyeri lutut. Akan tetapi, olahraga ini bisa dilakukan oleh penderita yang kondisinya belum parah. Jika Anda pernah memiliki riwayat cedera pada lutut, olahraga ini bisa berbahaya bagi Anda.

Hal ini dikarenakan bisa meningkatkan penyakit arthritis. Bahkan bisa bertahan sampai jangka panjang. Anda juga bisa mengatur kecepatan agar tumpuan pada lutut tidak terlalu berat. Menggunakan treadmill untuk jogging juga bisa menjadi solusi yang tepat.

Yoga

Salah satu olahraga yang banyak diminati adalah yoga. Selain melatih bagian pernapasan, olahraga yoga juga bisa membantu Anda untuk mengatasi rasa nyeri lutut. Melakukan yoga juga bisa membantu untuk menurunkan kadar stres.

Namun, jika rasa sakit yang Anda alami begitu sakit, ada baiknya jangan memaksakan olahraga yoga. Gerakan yang bisa Anda coba antara lain Vrikshasana, Gomukhasana, Veerasana, dan Trikonasana. Masing-masing gerakan memiliki fokus dan tujuan tertentu, tapi tetap bisa membantu mengurangi risiko sakit pada bagian sendi lutut.

Selain melakukan olahraga di atas secara teratur, Anda juga harus menjaga nutrisi tubuh. Caranya adalah dengan menjaga pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang bergizi. Mengonsumsi oatmeal, kacang walnut, yoghurt, dan susu bisa memberikan nutrisi kalsium dan mengurangi terjadinya peradangan.

Hindari makanan yang mengandung banyak unsur gula, lemak, dan garam. Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur. Tidak hanya itu saja, untuk menjaga sendi agar tetap sehat, Anda harus melalukan pemanasan sebelum melakukan olahraga. Melakukan olahraga secara tiba-tiba memberikan efek kejut pada sendi.

Jagalah berat badan Anda agar tetap ideal. Dengan begitu, lutut tidak akan mengalami beban yang berat saat menopang tubuh. Anda juga sebaiknya menghindari berdiam diri dalam waktu yang lama. Karena hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada bagian sendi.

Itulah faktor penyebab dan olahraga yang bisa Anda coba agar nyeri lutut tidak lagi terasa. Yuk, jaga sendi lutut dengan hidup sehat dari sekarang. Agar masa tua Anda tetap bisa beraktivitas dengan mudah.

Bila nyeri lutut berlanjut atau Anda merasa semakin parah, maka lebih baik datang ke dokter saja. Anda bisa konsultasi online dulu di kliniktulangbelakang.com atau datang langsung ke alamat kliniknya agar konsultasi bisa lebih jelas.

Download E-book - Mengenal Skoliosis dan Terapinya

WhatsApp us
Malcare WordPress Security