Di artikel ini saya akan memberitahu sekali lagi proses rehabilitasi yang paling efektif sesuai dengan umur dan kondisi yang ada. Seperti yang kita ketahui ada 3 tindakan pada pasien Scoliosis.

Ada 3 tindakan bagaimana penanganan kelainan skoliosis

I. Terapi Rehabilitasi Fisik – Schroth (spesifik / menurut pola kurva)

Bagaimana menentukan kapan saya perlu Brace atau terapi rehab atau operasi?

Indikasi Pasiennya adalah:

  1. Memiliki kurva ringan < 20° (Lebih kecil dari 20 derajat) ketika umur 10-16tahun (Puber).
  2. Memiliki kurva moderat hingga berat >40° ketika sudah lewat umur 17 tahun (dewasa muda). Karena bila lebih besar dari 25° ketika berumur puber (10-14tahun) maka prioritas pertama adalah Bracing GBW. 
  3. Tidak diketahui penyebabnya (idiophatic) dan tidak mengalami kecacatan ataupun mengancam kehidupan

Efek samping: Tidak ada. 

Resiko: Tidak ada

II. Terapi Brace GBW – Gensingen Brace Weiss (Spesifik / Menurut Pola Kurva)

Bagaimana menentukan kapan saya perlu Brace atau terapi rehab atau operasi?

Indikasi Pasiennya adalah:

  1. Memiliki kurva moderat – berat >25° (25° – 70°) ketika umur 10-14tahun (puber). Mengkoreksi tulang menjadi lurus atau lebih baik dan mengkoreksi otot serta penampilan tubuh menjadi simetris.
  2. Memiliki kurva moderat-berat >40° (lebih dari 40 derajat) ketika umur lebih dari 16 tahun. Mengkoreksi otot dan penampilan tubuh (penampilan luar) menjadi lebih simetris.
  3. Tidak diketahui penyebabnya (idiophatic) dan tidak mengalami kecacatan congenital atau bawaan lahir seperti spina bifida, rib’s synostosis, dll ataupun yang mengancam kehidupan
  4. Semua Pasien Scoliosis yang ingin penampilan badan / postur tubuh menjadi lebih simetris dan baik.

Efek samping: 

  1. Rasa kaku dan terkoreksi akibat memakai brace. (Sementara: 1-3tahun)
  2. Lecet yang juga akan hilang setelah pemakaian brace berhenti. (Sementara)

Resiko: Tidak ada

III. Operasi Skoliosis

Bagaimana menentukan kapan saya perlu Brace atau terapi rehab atau operasi?

Indikasi Pasiennya adalah:

  1. Mengancam kehidupan ataupun cacat.
  2. Penyebab Scoliosis: kelainan congenital / bawaan lahir, seperti spinal bifida, hemiverbrata, rib sysnostosis, dll.

Efek samping Operasi Scoliosis: 

  1. Flat Back, Kehilangan bentuk lengkung normal (tampak samping) pada punggung dan pinggang. Sehingga akan menyebabkan rasa pegal berkepanjangan terutama menginjak umur 25 tahun ke atas. (PERMANEN)
  2. Kekakuan yang membatasi pergerakan tulang belakang, seperti membungkuk, memutar ke kiri dan kanan. Ini diakibatkan baut dan sekrup yang ditanam sepanjang tulang belakang terkait ke tulang besi penahan.  (PERMANEN)
  3. Bekas Jahitan sepanjang punggung dan pinggang yang tidak akan hilang. Bila ada reaksi alergi bisa ada keloid. (PERMANEN)

Resiko Operasi Scoliosis: 

  1. Meninggal dunia
  2. Kelumpuhan 
  3. Operasi ulang (Re-Surgery) untuk menutupi kekurangan operasi terdahulu: Seperti alat yang patah, koreksi yang tidak efektif, infeksi, komplikasi, dll.

Demikian bagaimana penanganan kelainan skoliosis

Setelah Anda membaca perbedaannya, anda bisa memikirkan resiko dan keuntungan (risk and reward) yang didapatkan. Silahkan pikirkan dan tentukan pilihan Anda dengan baik. Semoga Anda sehat selalu.

WhatsApp us
Bagaimana menentukan kapan saya perlu Brace atau terapi rehab atau operasi?