Tinggi Badan

Tubuh yang tinggi memang biasanya lebih diinginkan karena memberi tampilan fisik yang lebih menarik dan meningkatkan kepercayaan diri. Banyak orang tua yang berusaha agar anak mereka menjadi lebih cepat tinggi.

Sebelum kita membahas lebih lanjut cara-caranya, yuk kita bahas dulu beberapa mitos dan fakta mengenai tinggi badan.

  1. Minum susu membuat badan bertambah tinggi

Mitos. Minum susu sebetulnya tidak membuat kamu bertambah tinggi. Tetapi minum susu merupakan salah satu cara untuk membantu anak mencapai tinggi potensialnya dengan memenuhi gizi yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan, karena susu kaya akan vitamin D dan kalsium yang membantu meningkatkan kesehatan tulang.

5 Cara Agar Anak Cepat Tinggi

Kebutuhan vit D3 pada anak adalah sekitar 600-1000 IU per hari yang dapat dipenuhi dari asupan atau dengan berjemur matahari. Sedangkan kebutuhan kalsium dibedakan berdasarkan usia:

  • Usia 1-3 tahun: 500 mg/hari
  • Usia 4-8 tahun: 700 mg/hari
  • Usia 9-11 tahun: 1000 mg/hari

Satu gelas susu sendiri umumnya mengandung 125 mg kalsium, karena itu untuk mencukupi kebutuhan kalsium tidak cukup dari susu saja. Sumber makanan lain yang tinggi kalsium di antaranya, sayuran hijau brokoli, telur, kacang-kacangan, ikan, yoghurt dll.

Jadi berikan jenis makanan yang bervariasi agar kecukupan gizi baik makro dan mikronutrien lainnya pun tercukupi dan anak juga tidak merasa bosan.

2. Main basket atau berenang membuat anak menjadi tinggi

Cara agar anak cepat tinggi

Sayangnya, ini juga mitos. Main basket, berenang, ataupun olahraga lain tentunya sangat baik dilakukan oleh anak, tetapi aktivitas ini tidak secara langsung akan membuat anak menjadi tinggi. Pada dasarnya tinggi badan yang dapat dicapai tetap sesuai dengan potensi genetik tiap anak. Namun aktivitas olahraga akan membantu metabolisme menjadi lebih baik dan hormon pertumbuhan yang dihasilkan lebih maksimal. Selain itu hentakan yang dilakukan saat berolahraga akan memberi rangsangan ke tulang agar pertumbuhan dan kepadatan tulang menjadi lebih baik.

3. Berarti kalau orang tua tinggi pasti anaknya tinggi, begitupun sebaliknya?

Inipun tidak pasti 100%. Gen memang menentukan tinggi potensial seseorang, tapi tinggi badan seseorang pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor genetik DAN nutrisi serta kondisi kesehatan umum anak saat masa pertumbuhan. Untuk anak dapat mencapai tinggi maksimal sesuai potensi genetiknya, diperlukan nutrisi yang baik serta aktivitas fisik yang mendukung pertumbuhan tulang. Jadi walaupun memiliki orang tua yang tinggi tetapi jika anak tidak makan makanan yang bergizi maka tinggi potensialnya tidak dapat tercapai.

5 Cara Agar Anak Cepat Tinggi

Selain itu ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat mengganggu pertumbuhan tulang pada masa pertumbuhan, misalnya jika ada infeksi berat berkepanjangan seperti TB, keganasan, hipotiroidisme, atau gangguan hormon pertumbuhan, serta kelainan kongenital seperti penyakit jantung bawaan, penyakit-penyakit sindroma, dsb. Nah pada kondisi-kondisi ini pertumbuhan tulang akan terhambat karena tubuh mengalami stress fisik berlebih, karena itu membutuhkan intervensi medis yang baik agar terjadi catch-up growth.

Nah, setelah membahas mitos-mitos tentang tinggi badan di atas mungkin pertanyaan yang lebih tepat menjadi, bagaimana caranya agar anak saya cepat mencapai tinggi maksimalnya? Ini hal-hal yang mom and dad perlu perhatikan ya:

  1. Berikan anak makanan dengan nutrisi yang seimbang, karena nutrisi yang baik sangat diperlukan khususnya saat masa pertumbuhan. Nutrisi yang diperlukan baik berupa makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak seimbang, serta mikronutrien seperti kalsium, magnesium, vitamin D, dan fosfor.
  2. Tidur yang cukup. Pada saat tidur hormon pertumbuhan dihasilkan, jadi usahakan anak tidur 8 jam sehari. Kurangi pemakaian gadget di malam hari agar anak memiliki kualitas tidur yang baik.
  3. Dukung anak untuk tetap aktif. Seperti yang dibahas di atas, aktivitas fisik yang baik akan mendukung pertumbuhan dan kepadatan tulang yang baik, jadi biarkan anak melakukan olahraga yang disukainya baik itu basket, berenang, berlari, sepak bola, dsb. Dengan melakukan aktivitas fisik yang memadai tinggi badan maksimal akan lebih mudah tercapai.
  4. Postur tubuh yang baik. Posisi duduk atau berdiri yang tegak akan membuat anak terlihat lebih tinggi, dan mempengaruhi kebiasaannya di masa yang akan datang. Karena itu penting untuk dijaga sejak dini.
  5. Peregangan tubuh. Ajarkan anak untuk melakukan stretching khususnya yang melibatkan tulang belakang agar memfasilitasi sendi dan pertumbuhan tulang yang lebih baik sehingga anak bisa bertumbuh tinggi.
Cara agar anak cepat tinggi

Semoga hal ini bermanfaat ya mom and dad!

Download E-book - Mengenal Skoliosis dan Terapinya

WhatsApp us
Malcare WordPress Security