Seringkali orang tua datang memawa anaknya ke klinik dengan keluhan kedua lutut tampak bengkok ketika anak berjalan. Namun, tahukah Anda jika proses perkembangan kaki normal pada anak menjadi salah satu dasar bagi para dokter untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan terapi. Proses perkembangan kaki normal pada anak sudah dimulai sejak anak baru lahir dan ketika anak mulai belajar berjalan hingga anak berusia 7 tahun.

PROSES PERKEMBANGAN KAKI SUDAH DIMULAI SEJAK ANAK BARU LAHIR

Kaki datar atau flat feet adalah sebuah kondisi dimana tidak ditemukan kelengkungan kaki di bagian tengah antara tumit dan ibu jari kaki sehingga telapak kaki tampak datar. Kaki yang normal mempunyai lengkungan di bagian tengah yang berfungsi sebagai penahan gerakan atau beban berat badan seseorang saat berdiri atau berjalan. Kaki datar merupakan bagian dari proses perkembangan kaki normal pada anak.

Setiap anak terlahir dengan kaki datar dan kondisi ini dapat bertahan hingga masa kanak-kanak. Hal ini disebabkan karena kondisi tulang dan persendian kaki anak yang masih fleksibel. Berbeda dengan kaki orang dewasa yang tersusun dari 26 tulang kaki, awalnya ketika anak baru lahir, kakinya hanya tersusun dari jaringan-jaringan lunak seperti tulang rawan dan terdapat banyak ruang di antara jaringan sehingga kaki dapat berubah bentuk dengan cepat.

Berikut adalah fase perubahan pada kaki selama proses perkembangan yang normal:

  • Usia 6-9 bulan

Ketika anak mulai belajar berjalan, jaringan-jaringan lunak tersebut akan mulai mengeras menjadi jaringan tulang, sebuah proses yang dikenal sebagai osifikasi. Akibatnya, fleksibilitas kaki bayi akan berkurang dan mulai terbentuk lengkungan. Namun, ketika posisi berdiri normal, sangat mungkin bila kaki bayi masih terlihat datar karena terdapat bantalan lemak pada bagian bawah kaki bayi yang menutupi lengkungan tersebut. 

  • Usia 9 – 18 bulan

Masing-masing kaki sudah terdapat 25 tulang yang terus tumbuh, kecuali tulang navicular, yaitu tulang yang kurang lebih terletak di tempat mengikat tali sepatu, masih belum berkembang. Sangat normal bagi balita untuk memiliki kaki datar sampai sekitar usia 4 tahun. Lengkungannya akan berkembang secara bertahap seiring bertambahnya usia.

  • Usia 2-4 tahun

Lengkungan pada kaki akan mulai terlihat, dimana tulang navicular sudah mengeras, bantalan lemak pada kaki anak mulai mencair, otot-otot kaki sudah semakin kuat, dan meningkatnya kemampuan berjalan dari seorang anak. Kaki anak sekarang memiliki 45 tulang yang terpisah, banyak di antaranya akan menyatu hingga usia remaja.

  • Usia 4 tahun ke atas

Perkembangan kaki anak akan lebih lambat, sekitar satu ukuran setiap tahunnya. Tulang-tulangnya mulai menyatu dan lengkungan kaki semakin berkembang.

BENTUK LUTUT O DAN X MERUPAKAN BAGIAN DARI PROSES PERKEMBANGAN KAKI NORMAL PADA ANAK

Bentuk Lutut O atau Bowlegs

Gambar. Lutut Bentuk O atau Bowlegs

Dalam proses perkembangan kaki yang normal, semua anak terlahir dengan lutut bentuk O atau bowlegs. Istilah medisnya dikenal sebagai genu varum, yaitu suatu kondisi dimana kedua lutut sedikit bengkok dan saling menjauh, sedangkan kedua tumit saling mendekat. Hal ini disebabkan karena posisi tungkai yang banyak tertekuk selama berada di dalam rahim. Kondisi ini sering dialami oleh anak dibawah usia 18 bulan, dimana dengan bertambahnya umur, bentuk kaki akan terkoreksi atau lurus dengan sendirinya. Selain itu, dengan lutut bentuk O, jari-jari kaki cenderung menekuk ke dalam, padahal normalnya posisi jari kaki lurus ke depan ketika berdiri atau berjalan. Kondisi ini disebut in-toeingatau pigeon toes.

Bentuk Lutut X atau Knock-knees

Gambar. Lutut Bentuk X atau Knock-knees pada Anak

Ketika anak berusia 3-4 tahun, lutut cenderung akan berbentuk X atau knock-knees. Istilah medisnya dikenal sebagai genu velgum, yaitu suatu kondisi dimana kedua lutut saling bersentuhan sedangkan kedua pergelangan kaki melebar atau menjauh satu sama lain. Pada lutut bentuk X, jari-jari kaki akan cenderung menekuk ke arah luar. Kebalikan dari in-toeing, kondisi ini disebut out-toeing. Kondisi ini juga termasuk proses perkembangan kaki yang normal pada anak

Lalu, seiring dengan pertumbuhannya, kedua kaki akan lurus kembali ketika anak berusia sekitar 6-7 tahun.

KAPAN PERKEMBANGAN KAKI DIANGGAP TIDAK NORMAL?

Kesimpulannya adalah tidak semua lutut bentuk X atau O dan kaki datar ditemukan pada anak-anak harus dikoreksi. Namun, apabila ditemukan tanda-tanda seperti berikut :

  1. Lutut bentuk O (bowlegs) di atas usia 3 tahun ATAU lutut bentuk X (knock-knees) di atas usia 8 tahun
  2. Bentuk kaki anak rata (flat feet) di atas usia 4 tahun
  3. Asimetris, yaitu bentuk kaki kiri dan kanan tidak sama
  4. Tampak pincang ketika berjalan
  5. Sering terjatuh karena kaki sendiri ketika berjalan
  6. Terdapat keluhan nyeri pada kaki
  7. Progresif, yaitu kondisinya semakin memburuk seiring bertambahnya usia
  8. Lutut bengkok disertai dengan perawakan pendek

Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, karena perlu dicurigai adanya penyebab lain seperti cacat bawaan lahir, gangguan pada tulang, infeksi, obesitas, atau cedera pada kaki.

Download E-book - Mengenal Skoliosis dan Terapinya

WhatsApp us
Malcare WordPress Security