Latihan beban bagi pasien skoliosis hendaknya dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. Hal yang perlu menjadi pertimbangan adalah usia, jenis kurva, besarnya derajat kurva, kondisi umum pasien, kemampuan latihan beban dan sebagainya. Gerakan latihan beban yang seharusnya dihindari adalah gerakan yang membengkokkan tubuh baik itu kesamping, ke depan, dan ke belakang. Contoh gerakan latihan beban yang membengkokkan tubuh antara lain: deadlift dan sit up. Sedangkan gerakan latihan beban yang memberikan tekanan langsung ke tulang belakang adalah shoulder press, squat, leg press, dan lainnya.

LATIHAN BEBAN UNTUK PASIEN SKOLIOSIS
Deadlift

Contoh latihan untuk skoliosis

Beberapa contoh gerakan yang disarankan untuk melakukan latihan beban saat mengalami skoliosis adalah olahraga menarik tulang belakang misalnya Pulldown (otot sayap) dan Pull-Up (otot sayap), sedangkan gerakan yang tidak memberi beban atau tekanan secara langsung ke tulang belakang adalah standing dumbbell curl (otot bisep), back row (otot sayap), leg extension quadrisep (otot paha depan), dan leg extention hamstring curl (otot paha belakang, benchpress (otot dada). Beberapa gerakan tersebut cenderung aman bagi kondisi tulang belang anda saat latihan beban.

LATIHAN BEBAN UNTUK PASIEN SKOLIOSIS
Standing Dumbbell Curl

Perlu diperhatikan berat beban pada saat latihan untuk skoliosis

Jumlah berat beban yang digunakan saat latihan beban pasien skoliosis disesuaikan dengan masing-masing kemampuan individunya dan tujuannya. Apabila tujuan anda adalah untuk menambah massa otot maka sebaiknya dilakukan hitungan angkatan 6 hingga 12 kali/repetisi setiap satu set. Namun apabila tujuan anda adalah mengeringkan otot maka gunakan beban yang mampu diangkat lebih 12 kali angkatan setiap satu set latihan. Beban yang lebih aman bagi pasien skoliosis selain menggunakan dumbel yang sesuai kondisi dapat juga menggunakan berat tubuh sendiri. Latihan senam Schroth sebaiknya juga dilakukan oleh pasien skoliosis untuk memperbaiki postur tubuh. Keamanan metode Schroth dapat terjamin karena tiap-tiap gerakannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

WhatsApp us
LATIHAN BEBAN UNTUK PASIEN SKOLIOSIS