Mungkin banyak yang berpikir bahwa operasi adalah solusi terbaik bagi penderita tapi sebenarnya tidak. Justru banyak efek samping pasca operasi skoliosis yang akan dialami oleh pasien. Oleh karena itu, sebaiknya berpikir dua kali untuk melakukan operasi scoliosis. Nah, bagi yang menginginkan pengobatan terbaik, sebaiknya selalu berkonsultasi kepada dokter yang sudah memiliki pengalaman menyembuhkan pasien. Jika Anda berobat di Spine Clinic Family Holistic maka, akan mendapatkan saran terbaik.

Tidak ada bukti atau evidence untuk Operasi Scoliosis

Apa indikasi operasi untuk Scoliosis? Seperti apakah ketentuan pasien Scoliosis harus dioperasi? Seringkali apa yang dikatakan dokter Orthopedi untuk melakukan operasi bukanlah merupakan indikasi seseorang untuk dilakukan operasi. Operasi memerlukan indikasi medis misalnya, mengancam kehidupannya, kualitas hidup menurun / cacat, sakit dan nyeri yang tidak dapat ditanggulangi dengan rehabilitasi / non operasi.

Ketika seorang dokter, mendapati Scoliosis masih dalam tahap ringan, <20° (lebih kecil dari 20°), maka hanya dilakukan observasi / pengamatan saja. Menurut survey, 30% pasien Scoliosis tidak bertambah derajatnya, tapi 70% pasien Skoliosis yang didiamkan, derajatnya bertambah. Tetapi ada pula dokter yang merujuk untuk dioperasi, ini tidak masuk akal.

Pada tahap moderat, 20°-40° apabila masih dilakukan observasi, maka hal ini akan menjadi berbahaya! Apalagi didapati pada masa puber / growth spurt (usia 10-14 tahun). Pada tahap ini, lakukan sesuatu! Karena pada tahap inipun, dokter bedah tidak akan banyak melakukan apa-apa!  Kenapa? Pada masa puber, bila dilakukan operasi, resiko sangat tinggi! Banyak komplikasi dan efek samping pasca operasi skoliosis yang bisa terjadi.

Seperti crankshaft phenomenon, fenomena paskah operasi, dimana tulang belakang akan tetap bertumbuh dan berputar walaupun telah ditanam tulang besi dan sekrup, 50% kemungkinan akan terjadi operasi lanjutan dan rekonstruksi ulang dalam kurang dari 2 tahun. Tapi, dengan Brace GBW, kita bisa mengharapkan koreksi scoliosis hingga 90% pada pasien usia puber.

Pada tahap berat, >40°. Tergantung dimana usia Anda menemukan scoliosis ini menentukan pengobatan apa yang terbaik yang bisa Anda ambil. Bila usia puber 10-14 tahun, maka Brace GBW masih merupakan kesempatan terbaik yang bisa Anda miliki. Dengan rendahnya efek samping, besarnya koreksi yang dihasilkan (hingga 90%), tingkat kesuksesan yang tinggi (hingga 95%) terlihat perubahan yang terjadi baik terhadap tulang belakang dan postural badan secara kasat mata.

Bila sudah melewati usia puber, brace GBW masih bisa mengembalikan pertumbuhan otot yang menciut sehingga postural badan menjadi simetris / tidak terlihat scoliosis dan masih bisa mengurangi kelengkungan (hingga 20%).

Nah apakah Operasi memiliki Bukti atau Evidence setelah paskah operasi? Yang kami maksud di sini adalah Bukti / Jurnal medis setelah paskah operasi 2 tahun bahkan 20 tahun setelah operasi. Jawabannya belum ada. Sebaliknya, survey menunjukkan 48% operasi scoliosis membutuhkan operasi kedua dalam waktu 2 tahun dan 50% lainnya dalam waktu 20 tahun kemudian. klik di sini (untuk evidence / Jurnal medis mengenai operasi Scoliosis berdasarkan jurnal medikal ilmiah).

Inilah yang Didapat Pasca Operasi Skoliosis

Bukannya efektif menyembuhkan justru operasi memberikan efek sebaliknya. Survey menunjukkan 48% operasi scoliosis membutuhkan operasi kedua dalam waktu 2 tahun dan 50% lainnya dalam waktu 20 tahun kemudian

Efek Samping dan Bahaya Pasca Operasi Skoliosis
Bahkan pada Pasien Skoliosis, gambar di atas ini, wanita umur 79 tahun, tanpa operasi memiliki kualitas hidup jauh lebih baik daripada orang yang telah dioperasi. Perbandingan ini dilakukan setelah 50 tahun follow up. Wanita ini sedikitpun tidak memikirkan untuk operasi dan sejauh ini tidak pernah mengalami gangguan fisik apapun kecuali demensia ringan.
Old Men
Old Men

Pria umur 76 tahun di atas ini, dengan kelengkungan 111° Cobb thoracic dan 118° Cobb lumbar. Tidak dioperasi, jarang mengalami keluhan dan sekarang telah dilakukan xray ke-4 kali selama hidupnya. Sekarang aktif berolah raga, tapi menghindari beberapa gerakan yang tidak diperbolehkan karena keterbatasan gerakan tulang belakangnya. Dia tidak memikirkan untuk operasi, walau VC 1,4l merupakan 50% dari nilai normal yang seharusnya.

Westrick ER, Ward WT. Adolescent idiopathic scoliosis: 5-year to 20-year evidence-based surgical results. J Pediatr Orthop 2011 Jan–Feb;31(1 Suppl): S61-8

Alasan Mengapa Pasien Memilih untuk Operasi Skoliosis

Memang tidak dipungkiri untuk beberapa pasien yang severe/parah tidak mempunyai banyak pilihan. Oleh karena itu diperlukan deteksi dini! Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, Anda bisa mengharapkan kesembuhan dan terhindar dari operasi! Itu pasti! Lihat: artikel.

Banyak dari Pasien Belum Mendapatkan Edukasi tentang Efek Pasca Operasi Skoliosis

Banyak pasien yang dioperasi tidaklah diberikan gambaran secara mendetail tentang apa yang akan dialami paskah operasi skoliosis dilakukan. Mereka seringkali hanya diberikan beberapa pilihan tanpa edukasi lebih lanjut. Sehingga, berpikir bahwa operasi itu jalan terbaik. Namun, ternyata mereka justru mendapatkan efek samping pasca operasi skoliosis yang menyakitkan.

Perlu sekali untuk deteksi dini dan memilih dokter skoliosis yang tepat untuk mengetahui bagaimana kondisi skoliosis yang diderita. Bila Anda baru mengetahui kondisi anak Anda, jangan menunggu untuk menerima pengobatan, anjuran dokter untuk menunggu dan observasi (wait and see) sangatlah tidak bijak. Karena scoliosis anda tidak menunggu. Segeralah pilih pengobatan yang memang telah memiliki bukti rekam medis yang jelas dan terbukti mempunyai hasil yang signifikan.

Selanjutnya, kita bahas juga tentang salah satu metode operasi skoliosis yang booming baru-baru ini!

Magec Rods: Operasi Skoliosis Teknik Baru yang perlu Dipertanyakan

Teknik operasi skoliosis beberapa tahun lalu mulai diperbaharui dengan adanya teknologi Magec rods. Operasi skoliosis yang standard biasanya menggunakan metal rod untuk meluruskan kebengkokan tulang, namun seiring pertumbuhan anak maka rod harus diganti hampir setiap 6 bulan. Magec rods berfungsi sebagai alternatif yang lebih efisien karena dapat diperpanjang dengan bantuan magnet biarpun rod masih terpasang di dalam tubuh.

Penggunaan Magec rods sendiri telah direkomendasi oleh NICE, sebuah badan yang mengawasi pelayanan kesehatan nasional di Inggris dan kemudian diterima di negara-negara Eropa dan 5 tahun setelahnya mulai masuk ke Amerika Serikat.

Operasi Skoliosis dengan menggunakan Magec Rods telah direkomendasi oleh NICE

Namun salah seorang anak bernama Anthony yang dioperasi dengan menggunakan Magec rods pada tahun 2013 mengalami kejadian tak mengenakkan. Rod yang ada di tubuhnya patah satu tahun setelah dipasang, setelah itu rod diganti yang baru namun dalam kurun waktu satu tahun berikutnya kembali patah dan akhirnya harus dikeluarkan permanen.

Setelah diteliti di Newcastle University, dari 100 Magec rods yang dianalisa, 80 di antaranya tidak bekerja sebagaimana mestinya, khususnya dalam hal pemanjangan. Rods tersebut juga menjadi rentan patah seiring dilakukan pemanjangan. Mereka juga menemukan bahwa terdapat serpihan titanium dari Magec rods yang bocor ke tulang belakang pasien, yang belum diketahui apa efek jangka panjangnya. Terapi ini sendiri sebelum dikeluarkan hanya diuji pada hewan babi dan mayat.

Para peneliti ini lalu mempertanyakan keabsahan teknologi baru ini karena sedikitnya bukti efektivitas yang ada, dengan studi yang hanya melibatkan sejumlah kecil pasien. NICE sendiri kemudian menyatakan bahwa rekomendasi penggunaan Magec rods dilakukan setelah pertimbangan antara bukti klinis dan nilai ekonomi, dan pihak produsen tidak menyebutkan isu keamanan seperti yang saat ini terjadi. Tetapi pihak produsen Nuvasive mengatakan bahwa alat ini efektif dan menghindarkan pasien dari komplikasi akibat operasi konvensional berulang.

Pemilihan Operasi harus dipertimbangkan dengan seksama jika tidak ingin mendapatkan efek samping pasca operasi skoliosis

Pemilihan terapi skoliosis dengan operasi memiliki berbagai resiko yang tentunya harus dipertimbangkan dengan seksama, apalagi dengan adanya berbagai jenis metode baru yang masih dipertanyakan efektivitas dan keamanannya. Jadi, sebagai pasien atau keluarga pasien, Anda harus bisa menentukan pilihan pengobatan yang tepat. Cari tahu keuntungan dan kekurangan berbagai metode, terlebih jika memilih operasi. Sebab, efek pasca operasi skoliosis bisa begitu menyiksa Anda.

Download E-book - Mengenal Skoliosis dan Terapinya

WhatsApp us
Malcare WordPress Security